Mamah Gajah Baru

Photo by James Eades on Unsplash

Salah satu wishlist tahun 2022 ini (yang sesungguhnya repeated dari tahun-tahun sebelumnya) adalah berkomunitas. Untuk ketemu sama banyak orang (virtual ya sis, masih pandemi), ngobrol, cerita-cerita, melakukan hal yang serupa, saling sharing. Dan alhamdulillah, awal tahun ini keturutan dengan officially gabung grup ITB Motherhood yeyeye.

Sebenarnya sudah tau dan ingin gabung sejak lama, tapi bingung karena sepertinya ngga ada teman satu angkatan yang sudah join duluan, berhubung salah satu syaratnya adalah diinvite oleh teman seangkatan. Lalu nunggu nunggu nunggu, akhirnya sama Mbak Diva–tetangga sekaligus kakak tingkat jurusan dan kakak unit–invite saya ke subgrup ASIX emak2ITB, serta Mbak Amal–istri manajer sekaligus kakak tingkat jauh–invite saya ke subgrup ITBMh Bandung Raya #2. Di grup WA itu rupanya ada Prima, teman KKN dulu. Jadilah minta tolong Prima untuk invite ke grup besarnya ITBMh. Wow senang sekali rasanya, seperti membuka kunci ke berbagai kegiatan wkwkwk.

Yang ahirnya setelah scroll-scroll sampai bawah dan sering mantengin instastory ITBMh, sepertinya gabung Mamah Gajah Ngeblog menarik. Sebenarnya ngga ada kewajiban untuk harus gabung salah satu subgrup, tapi kan kembali ke tujuan awal ingin berkomunitas, yaa pilih minimal satu dong. Berhubung lari tidak doyan, masak tidak jago, dan kebetulan dulu sejak kelas 6 SD sudah kenalan sama blogging walaupun isinya alay, curhat, dan ngalor-ngidul ndak ketok jebule, wihii mari kita mulai lagi kebiasaan menulis yang telah lama hilang tertimbun tulisan laporan, tugas, RFC, dan dokumen kerjaan.

Postingan pertama Tantangan Blogging MGN Bulan Januari 2022 ulululu! Bismillahirrahmanirrahim, ditulis di malam hari setelah menidurkan Kiwi, semoga di tengah-tengah menulis ini Kiwi ngga bangun, aamiin. Tema bulan ini adalah Tentang Dirimu, Mamah Gajah.

Jujur kalau disuruh cerita tentang diri sendiri itu pasti gampang-gampang susah, ngga tau mulainya musti dari mana, sering pula ngga merasa ada yang perlu diceritakan. Padahal tiap harinya sebenarnya pasti adaaa aja yang diceritakan dan ngga berhenti-berhenti ceritanya. Yaa begitulah first impression orang-orang ke saya, lalu setelah kenal dekat jadi astaga Alya bawel sekali.

Lahir 24 tahun lalu di tengah malam setelah bikin mama kesakitan karena harus induksi 3 labu selama hampir 24 jam, ternyata karma is real karena begitu saya akan jadi ibu, saya harus merasakan induksi 2 labu yang berujung dibelek juga perutnya. Saya belum genap menyelesaikan trimester keempat bersama Kiwi yang sudah tidak lagi menendang-nendang dan cegukan di perut. Sekarang saya sudah bisa towel-towel pipi empuknya dan mabok wangi bayinya Kiwi setiap hari hehe.

Everything about being a mom adalah hal yang luarrrr biasa baru untuk saya. Ya yang begadang nidurin, puting lecet karena baru belajar menyusui, tulang dan sendi pegel-pegel semua karena gendong all night all day long, belum lagi sedap-sedapnya bekas operasi yang kadang masih nyut-nyutan. Capek dan ingin mengeluh setiap hari, tapi lihat anak senyum-senyum waktu setengah sadar tuh happy nya bukan main. Kaya, ya ampuuun, bisa ngga sih ini bocah segini terus aja selamanyaaaa, gemes banget! Tapi juga tidak sabar dia besar lalu kita jadi best friend forever, belanja bareng, curhat-curhatan, jalan-jalan bareng, diskusi banyak hal.

Ya gitu, euforianya jadi mama baru ehe.

Selain jadi orang tua baru, saya juga cat lady yang bisa dadah-dadah dan menyapa semua kucing yang saya temui di jalan. Tidak afdhol kalau jadi cat lady tapi sendirinya tidak punya kucing, tentu saja saya punya kucing yang rasanya ibarat punya dua anak. Kucing persia warna krem yang sama orang-orang lebih sering dibilang kucing oren, dan kelakuannya yang sama sekali ngga ada persia-persianya, petakilan! Padahal waktu saya SMP saya setakut itu sama kucing sampai bisa naik kursi dan teriak-teriak ngga jelas. Tapi sejak SMA dan tinggal di asrama, lalu terpaksa hidup berdampingan dengan kucing, lama-lama saya luluh juga. Ya benar ya, tak kenal maka tak sayang. Sudah kenalan jadinya sayang bukan main.

Lalu lima hari lagi cuti melahirkan saya habis sekaligus masuk semester baru. Betul, saya kerja sekaligus kuliah lagi S2. Lalu nikah dan punya anak ahahaha. Jebakan betmen yang kadang menyenangkan kadang bikin ingin mlungker di kasur saja saking banyak hal yang harus dilakuin tapi bingung apa yang harus dilakuin.

Mungkin yang bikin saya bertahan dan bondo nekad banget menjalani semua kewajiban saya sekarang, besar kecilnya adalah kontribusi almamater saya. Saya bukan orang yang ambisius sebenarnya, tapi saya ngga mau menyerah kalau rasa-rasanya saya masih bisa melakukannya sedikit lagi. Sering motivasi “sedikit lagi yok, sedikit lagi” itu yang bikin saya majuuuu teruuuus sampai di titik ini. Kenapa gitu? Karena selama S1 saya banyak ketemu orang-orang yang sama merasa hidup ini berat kaya saya, tapi mereka teruuuus bergeraaak sampai ujung-ujungnya bisa juga mencapai goal nya. Karena terus-terusan dilingkungan yang seperti itu yang membentuk tekad dan semangat saya.

Bukan nama ITB yang bikin saya bangga, tapi pernah menjadi bagian dari ITB, berada di lingkungan yang progresif (dah kaya semboyannya in harmonia progresio aja lau), dengan segala ceritanya dan perjuangannya, yang bikin saya bersyukur jadi salah satu Mamah Gajah saat ini. Apalagi sekarang titelnya sudah mamah mamah beneran yak, komplit wkwk.

Yaa jadi begitu deh tentang sayanya yang tiba-tiba kok panjang begini padahal di awal bilangnya bingung mau cerita apa hehehe. Jadi tidak sabar menulis untuk bulan depan.

Ciao,
Alya!

3 thoughts on “Mamah Gajah Baru”

  1. Tunggu, tunggu. Alya masiy 24 tahun? Ya ampuun dedek dedek gemesh ini ya ihihiiiy. Keren Alya, menjadi seorang Mamah, istri, S2, sekaligus berkarir. Semoga lancar dan sukses ya Alya. Salam kenal. ๐Ÿ™‚

    Owalaah ternyata ada yang sama niy dengan saya, tidak jago memasak wkwkw. Dan jadinya memutuskan gak mau ikutan komunitas MaGaSak. Selamat bergabung di MGN ya Alya, semoga bisa makin konsisten ngeblog-nya. Ditunggu tulisan-tulisan selanjutnya, nanti diikutkan blogwalking mingguan ya. ๐Ÿ™‚

    Like

  2. Halo teh Alya! (Jangan-jangan mbak juga ya ini.hihihi)
    Wah, uah ngeblog sejak kelas 6 SD, keren.

    Wahahaha, jebakan batman. Ada beberapa teman saya yang kayak teh Alya. Bekerja, S2, menikah, dan punya anak. Kalau saya sih menikah setelah sidang S2, jadi cukup menggembol di perut saat wisuda saja. Tinggal revisi pun malasnya bukan main. Jadi selalu salut dengan yang bisa jalan ketiganya seperti teteh. Super banget๐Ÿ‘

    Terima kasih sudah berbagi cerita untuk berkenalan ya teh Alyaa, ditunggu tulisan-tulisan berikutnya

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s